Furniture Ergonomis Untuk Punggung Pegal

Bekerja dari rumah di era pandemi memang keputusan yang bijaksana untuk kesehatan. Sayangnya, dalam jangka panjang bisa merusak postur dan memengaruhi tulang belakang karena kita tak menggunakan meja kerja yang tidak ergonomis. Selama work from home (WFH) kita mungkin bekerja dari tempat tidur, sofa, atau memakai meja makan. Akibatnya tubuh terasa kaku dan gampang pegal, walau kita sudah rajin mengikuti kelas yoga secara online. Untuk mencegahnya, kita disarankan untuk melakukan jeda dan melakukan peregangan, berjalan kaki, dan melakukan berbagai postur. Berikut adalah beberapa tips yang bisa kita ikuti agar tubuh tetap bugar dan tak gampang pegal walau bekerja dari rumah:

  • Komputer lebih baik dibanding laptop. Akan lebih enak jika kita menggunakan komputer rumah sehingga kita tidak hanya bekerja dari laptop. Jika kita memiliki layar komputer maka akan lebih ideal lagi. “Monitor adalah kunci untuk segalanya. Kita disarankan untuk menatap lurus saat bekerja, bukan menunduk dalam waktu lama,” kata konsultan ruangan kerja, Karen Loesing. Jika kita hanya punya laptop, cobalah meletakannya di meja dengan posisi yang sejajar dengan mata, misalnya diganjal dengan buku tebal. Di toko-toko online saat ini juga banyak dijual penyangga laptop yang tingginya bisa disesuaikan.

 

  • Menggunakan supporting tool seperti laptop stand ataupun handphone stand. Tool seperti ini dapat membantu kamu untuk menjaga postur kamu untuk penggunaan gadget dalam waktu lama. Kamu bisa check handphone stand yang bisa bantu kamu seperti Monta.

 

  • Kursi Tidak semua orang bisa membeli kursi kerja yang ergonomis, walau ini adalah investasi yang bagus jika kita sering sakit punggung. Kendati demikian, kita bisa menyiasatinya dengan mengatur ketinggian kursi sehingga kaki kita menapak lantai. Atur juga bagian punggung sehingga bagian lumbar support dapat tersokong dengan baik. Loesing menyarankan agar ketinggian siku sama dengan meja sehingga tangan tidak lelah ketika mengetik. Kita bisa menggunakan bantal atau pengatur mekanikal. Tak ada salahnya juga berganti-ganti posisi, misalnya bekerja di sofa selama 15 menit lalu kembali duduk di meja. Keuntungan dari WFH adalah kita bisa mengombinasikan berbagai posisi, duduk atau berdiri.

 

  • Perhatikan postur ketika duduk, cobalah agak mundur ke belakang sedikit. Kebanyakan orang mengira saat duduk posisi punggung harus 90 derajat. Padahal, posisi tersebut bisa menghasilkan tekanan pada bagian hip flexor di panggul. Duduk lama di posisi ini juga akan membuat kita merasa kaku ketika akan bangkit

 

  • Bergerak ambil jeda untuk berjalan-jalan kaki sejenak, lalu lakukan peregangan. Jika ada bagian tubuh tertentu yang terasa tidak nyaman, lakukan peregangan pada area tersebut. Cobalah untuk mengubah postur dua kali dalam satu jam dan usahakan menyelesaikan pekerjaan sambil berdiri.

 

  • Pijakan kaki Membeli pijakan kaki khusus adalah sebuah investasi, terutama jika meja yang kita pakai terlalu tinggi untuk bekerja di depan computer. “Jika ada pijakan kaki, maka bisa mendorong punggung ke kursi sehingga bagian tulang belakang tersokong,” katanya.